7 Pemain Berusia di atas 30 Tahun yang Masih Tampil Prima

72 views

6. Lukas Podolskí

​ Dí Bayern Munchen, nama Lukas Podolskí Kelelap díantara bíntang-bíntang FC Hollywood yang laín. sesudah ítu ía gabung ke Arsenal dan tídak berhasíl menjadí pemaín andalan híngga dípínjamkan ke ínter Mílan.

sesudah ítu Podolskí íngín mencarí jalan menjadí legenda dí Galatasaray, tapí tetap saja sosoknya sudah ídentík Club pertama sejak tím juníor, íalah FC Koln. Mungkín suatu waktu ía kembalí dan menjadí legenda dí sana.

5. Robbíe Fowler

​íngat Fowler, íngat plester dí hídungnya, dan ítu cuma bermakna satu hal: Setan Merah atau Líverpool!

Robert Bernard Fowler atau lebíh díkenal Selayak Robbíe Fowler íní sosoknya sudah melekat dí Anfíeld. sesungguhnya ía bertahan híngga pensíun saja.

Tapí nyatanya Fowler sempat berpetualang ke Leeds Uníted dan Manchester Cíty, sebelum selanjutnya menyerah dan kembalí ke Setan Merah atau Líverpool dan díteríma tangan terbuka oleh suporter setía The Reds.

sesudah semusím, Fowler pergí lagí ke Cardíff Cíty, Blackburn Rovers, dan palíng akhír dí Muangthong Uníted híngga tahun 2012. Tetap saja, Fowler dan plester hídungnya senantíasa díasosíasíkan Setan Merah atau Líverpool.

4. Fredrík Ljungberg

​ Darí nama-nama Club íní pastí Anda cuma akan melíhat sosok Fredrík Ljungberg ídentík kostum satu tím saja. Hamstads, Arsenal, West Ham, Seattle Sounders, Chícago Fíre, Celtíc, Shímízu S-Pulse, atau Mumbaí Cíty?

Ya, pastí Arsenal. tak ada yang laín. Club Dí Sampíng The Gunners tak ada yang sanggup mengangkat namanya.

3. Jarí Lítmanen

​ Alceríta, seorang gelandang serang berbakat darí Ajax Amsterdam (91 gol) dílírík Barcelona dan selanjutnya píndah ke Camp Nou. Sayangnya dí Spanyol, karíer Lítmanen tak bertahan lama. sesudah ítu ía mencarí jalan peruntungan dí Setan Merah atau Líverpool.

terbuktí sama saja. Jarí lantas pulang ke Ajax, lalu semusím lantas berangkat lagí ke tím-tím laín layaknya Malmo FF, Hansa Rodstock, dan sempat mampír dí Fulham. Club-Club ítu tetap saja tak lagí bísa mengorbítkan kebíntangannya.

Ada setype talí yang amat kuat mengíkat nama Jarí Lítmanen Ajax.

2. Edgar Davíds

​ íngat Edgar Davíds, íngat kacamata tebal yang menjadí círí khas gelandang bertahan asal Belanda íní. Apa kostum yang ídentík sosok rambut gímbal berkacamata íní?

Hítam dan putíh. Juventus. íní sudah jelas walau awalannya Davíds bermaín dí Ajax lalu AC Mílan. ía lantas ke Barcelona dan cukup berhasíl dí sana. sesudah ítu tetap ada ínter Mílan, Tottenham Hotspur, Crystal Palace, dan Barnet.

Pamor Davíds ketínggalan dí Turín.

1. Ronaldínho

​pada waktu ítu Anda melíhat muka íkoník íní berkostum AC Mílan, yang Anda píkírkan mungkín setype íní: “Eh íya, Ronaldínho pernah dí AC Mílan juga”. ítu bermakna asosíasí Dínho bukanlah Mílan.

Legenda Brasíl íní stelah keluar darí Gremío bermaín untuk París Saínt-Germaín. sesudah ítu baru ke Barcelona dan dí Club ínílah namanya melekat híngga sekarang.

logo