Gagal di Spanyol Karena Terganjal, Tristan Alif Didorong Moeldoko

35 views

eks Pang5 TNi yang menjadi salah satu calon Ketua Umum PSSi, Moeldoko, menjumpai pesepakbola cilik berbakat indonesia, Tristan Alif, Selasa (25/10). ini menjadi bagian dalam programnya, ialah Moeldoko Mendengar untuk menuju PSSi.

Tristan Alif ditemui berusaha untuk menjadi sejajar atau menyalip persoalan yang yg terlebih dahulu dihadapi. layaknya diketahui, pesepakbola indonesia yang dijuluki ‘Messi indonesia’ itu gagal gabung ke akademi Club La Liga, Leganes.

Tristan Alif yg terlebih dahulu dikenal disebabkan punya skill sepakbola yang bagu, bahkan pernah dinobatkan ebagai pemain paling baik di Ajax international Camp 2014 yang diikuti 250 anak dari 20 negara mempunyai usia 8-16 tahun.

kepintarannya menggarap bola juga sempat mengajak decak kagum eks pengasuh Barcelona, Pep Guardiola pada waktu itu beranjangsana indonesia pada 2012.

Tristan Alif harus berlapang dada disebabkan terbentur persyaratan FiFA. cocok atau sepadan artikel 19 soal status dan transfer pemain, pesepakbola di bawah 18 tahun harus didampingi orang tua yang wajib bekerja ahli di negara yang dituju, tak terkait sepakbola.

ini yang dimaksud menjadi ganjalan, sesungguhnya Tristan Alif dimaksud diminati Leganes. “Tinggal merampungkan beberapa dokumen saja. Tapi, kami terkendala Undang-Undang FiFA artikel 19 yang mewajibkan jika perpindahan pemain di bawah umur maka ke-2 orang tuanya harus ikut pindah,” kata sang ayah, ivan Trianto.

“Memang banyak regulasi FiFA yang harus dipenuhi untuk perekrutan di bawah umur. Nanti kita carikan solusinya -sama. Yang termutlak, semangat Tristan harus tetap dijaga. Jangan hingga padam,” tutur Moeldoko.

berbasickan Moeldoko, gabungnya Tristan Alif ke Club Leganes sesungguhnya bisa berlangsung. ia pun mengharapkan pemerintah maupun pihak swasta mau menolong melacakkan jalan keluar untuk Perkara-Perkara yang mengganjal.

“Jangan hingga bakat pemain indonesia terhambat disebabkan proses administrasi yang sesungguhnya bisa diatasi ,” terang Moeldoko.

Moeldoko juga menyarankan Tristan tetap menambah mutu dan menjaga nutrisi yang baik. Sebab, seorang atlet ahli dinilai tidak boleh teledor dalam menjaga berat badan dan kesehatan.

“Nutrisi mutlak untuk beri dukungan penampilan atlet. Kalau cuma skill saja, tapi tidak mampu tampil sepanjang kompetisi, ya tak akan berhasil juga. Saya juga bangga lihat kerja keras orang tuanya yang tidak pernah lelah beri dukungan anaknya. ini satu hal yang lain yang layak diapresiasi,” tuturnya.

Pencarian Konten:

logo