Kekalahan Agregat Gol Terbesar di Babak 16 Besar Champions League

168 views

Arsenal menjadi tim paling akhir yang merasakan kekalahan paling besar di fase 16 besar Champions League.

sesudah alami kekalahan telak 1-5 babak pertama waktu beranjangsana ke Allianz Arena, Februari lalu, kini skuat asuhan Arsene Wenger itu kembali mengulang cerita yang sama di hadapan supporternya sendiri. Mereka kembali kalah skor yang sama, 1-5.

Kekalahan agregat 2-10 bikin mereka pun harus tersisih dari ajang paling bergengsi antar Club Eropa tersebut.

akan tetapi terbukti di sisi lain ada juga beberapa tim yang alami kekalahan agregat paling besar yg terlebih dahulu .

Tim mana sajakah yang berhasil bikin hadir kekalahan agregat paling besar di babak 16 besar Champions League? selanjutnya infonya.
7. Setan Merah atau Setan Merah atau Liverpool 6-2 Bayer Leverkusen (Musim 2004/05)

Setan Merah atau Setan Merah atau Liverpool berhasil memukul Club asal Jerman, Bayer Leverkusen di babak 16 besar Champions League musim 2004/05.

babak pertama yang dilangsungkan di Anfield, The Reds berhasil memenangkan kompetisi skor 3-1 melewati gol yang dicetak oleh Luis Garcia, John Arne Riise dan Dietmar Hamman, tatkala tim tamu cuma mampu membalas lewat gol striker asal Brasil Franca.

babak ke-2, Steven Gerrard dan kawan-kawan pun tetap walaupun bermain di Bay Arena, markas Leverkusen, mereka tetap berhasil menggapai keberhasilan menang skor yang sama, 3-1.

Luis Garcia kembali menjadi pahlawan dua golnya, Milan Baros pun bikin lengkap keberhasilan menang timnya bikin sesuatu gol ke-3. Setan Merah atau Setan Merah atau Liverpool pun berhasil melesat ke babak perempat final agregat yang cukup jauh, 6-2.
6. Lyon 10-2 Werder Bremen (Musim 2004/05)

Di musim 2004/05, Club asal Prancis, Olympique Lyon memang menjadi salah satu tim kuat di Eropa, bahkan mereka pun berhasil menggapai titel juara Ligue 1 Prancis selama 7 kali berturut-turut di musim 2001/02 hingga 2007/08.

Lyon pun menjadi tim yang disegani dan melesat mulus ke babak 16 besar Champions League. Di babak ini, mereka pun bertemu Club asal Jerman, Werder Bremen.

Pada perjumpaan pertama di Weserstadion, Bremen menyerah tiga gol tanpa balas.

tatkala itu, pada leg ke-2 di markas mereka sendiri, Stade de Gerland, Lyon kembali melumat Werder Bremen skor 7-2. Les Gones pun melesat ke perempat final unggul agregat gol 10-2.
5. Bayern Munchen 7-0 Shakhtar Donetsk (Musim 2014/15)

Bayern Munchen bertemu lawan yang tidak imbang di babak 16 besar Champions League, Shakhtar Donetsk.

Banyak pihak pun memperdiksi bahwa die Rotten akan amat mudah berjalan ke babak perempat final, akan tetapi yang dilangsungkan justru kebalikannya, Donetsk berhasil menahan imbang Munchen tanpa gol babak pertama.

akan tetapi die Rotten berhasil bangkit dan melakukan pengembalian situasi babak ke-2, seolah mendapat suntikan semangat dari para supporter setia mereka di Allianz Arena, tim yang kini tengah dilatih oleh Carlo Ancelotti itu berhasil bikin sesuatu 7 gol melewati gol yang diciptakan oleh enam pemain tidak sama.

Jerome Boateng, Franck Ribery, Holger Badstuber, Robert Lewandowski, Mario Gotze dan Thomas Muller berhasil membobol gawang Shakhtar yang waktu itu dikawal Andriy Pyatov.
4. Bayern Munchen 7-1 FC Basel (Musim 2011/12)

Bayern Munchen kembali bikin catatan rekor waktu bermain kontra FC Basel di babak 16 besar Champions League musim 2011/12.

babak pertama, secera bikin kejutan, Munchen pun meneguk kekalahan 1-0 atas Basel. Gawang Manuel Neuer berhasil dibobol Valentin Stocker di menit ke-86.

Publik pun memberikan prediksi bahwa Bayern akan tersisih dari Champions League dan takkan mampu berjalan ke perempat final. akan tetapi babak ke-2, seakan mendapat tambahan energi dari para supporternya di Allianz Arena, Die Rotten pun berhasil bangkit dan memenangkan kompetisi skor 7-1.

7 gol tersebut berhasil dilesakkan oleh Thomas Muller, dua gol Arjen Robben dan empat gol yang dicetak Mario Gomez.

Musim 2011/12 ini, Bayern pun berhasil melesat hingga partai final, akan tetapi di partai puncak, mereka harus berterus terangi kelebihan Chelsea melewati babak adu penalti di hadapan supporternya sendiri, di Allianz Arena.
3. Barcelona 10-2 Bayer Leverkusen (Musim 2011/12)

Satu lagi kekalahan agregat gol paling besar tercipta di kompetisi Champions League musim 2011/12, kini Barcelona yang berhasil memukul Bayer Leverkusen agregat gol fantastis, 10-2.

babak pertama, tanpa memperoleh kesusahan bermakna skuat asuhan Pep Guardiola berhasil memenangkan kompetisi skor 3-1 lewat gol yang diciptakan Lionel Messi dan dua gol dari Alexis Sanchez. tatkala Leverkusen cuma mampu membalas melewati gol Michal Kadlec.

babak ke-2, tampil di hadapan supporternya sendiri, Blaugrana layaknya berhasil memperoleh semangat baru, mereka pun tampil mengggila dan melumat Bayer Leverkusen 7 gol tanpa balas.

Lionel Messi memborong 5 gol dalam kompetisi ini. Christian Tello lantas bikin lengkap keberhasilan menang timnya bikin sesuatu dua gol.

Lagi-lagi Bayer Leverkusen cuma mampu bikin sesuatu satu gol melewati gol hiburan Karim Bellarabi di menit ke-90.
2. Bayern Munchen 12-1 Sporting Lisbon (Musim 2008/09)

Bayern Munchen kembali berhasil memenangkan kompetisi agregat gol luar biasa di babak 16 besar Champions League. kini mereka berhasil bikin kalah Club asal Portugal, Sporting Lisbon agregat gol 12-1.

babak pertama, mereka berhasil memenangkan kompetisi skor telak 5-0, 5 gol Die Rotten berhasil dilesakkan oleh Miroslav Klose, Luca Toni, dan Franck Ribery masing-masing bikin sesuatu dua gol.

Seakan tidak merasa lega sudah unggul agregat 5-0, babak ke-2, Munchen pun kembali memenangkan kompetisi skor 7-1.

Sepasang gol Lukas Podolski, Bastian Schweinsteiger, Mark van Bommel, Thomas Muller, dan gol bunuh diri Anderson Polga membenarkan Munchen melesat ke perempat final agregat 12-1. Gol Joao Moutinho pun menjadi tak bermakna dalam kompetisi ini.
1. Bayern Munchen 10-2 Arsenal (Musim 2016/17)

Bayern Munchen layaknyanya menjadi tim yang cukup sering menggapai keberhasilan menang agregat paling besar di babak 16 besar Champions League. paling akhir, mereka pun berhasil melesat ke babak perempat final sesudah bikin kalah Arsenal agregat gol 10-2.

babak pertama, Bayern berhasil bikin kalah Arsenal skor 5-1. 5 gol mereka dicetak oleh Arjen Robben, Robert Lewandowski, Thomas Muller dan dua gol Thiago Alcantara.

Sudah unggul agregat gol 5-1 dan letakkan satu kaki di babak perempat final, tak bikin skuat asuhan Carlo Ancelotti itu cepat puas, mereka pun kembali bikin kalah Arsenal skor yang sama, 5-1 di Emirates Stadium, markas mereka sendiri.

kini 5 gol Die Rotten dicetak oleh Robert Lewandowski, Arjen Robben, Douglas Costa dan dua gol Arturo Vidal. Gol pembuka harapan Theo Walcott di menit ke-20 menjadi tak bermakna .

logo