Vardy Hattrick, The Foxes Pulihkan Harga Diri

54 views

The Foxes, Leicester City melakukan pengembalian harga diri mereka Selayak juara bertahan Liga Primer, kala menang telak 4-2 atas tim kuat, Manchester City, di pekan 15, Minggu (11/12/16).

keberhasilan menang telak itu membuat hidup kembali keyakinan diri Leicester yang sekarang ini lebih dekat ke zona degradasi, serta juga menjadi keberhasilan menang perdana Leicester atas tim kuat Liga Primer.

tatkala bagi Man City, kekalahan ini ialah kekalahan ke-2 beruntun mereka Setelah kalah 1-3 dari Chelsea akhir pekan yang lalu.

Jalannya kompetisiBabak Pertama

Leicester City ingin bangkit dari tren minor dan sang pengasuh, Claudio Ranieri, membuat turun formasi klasik 4-4-2, mengunggulkan islam S5ni dan Jamie Vardy di lini depan.

tatkala Man City buatan Josep Guardiola membuat turun formasi 4-1-4-1 harapan bangkit, Setelah kalah 1-3 dari Chelsea akhir pekan yang lalu. Di depan, ia letakkan Kelechi iheanacho untuk mengganti Sergio Aguero, yang melakukan suspensi Setelah melakukan tekel horor pada David Luiz akhir pekan yang lalu.

Determinasi bermain Leicester di depan supporternya sendiri pun langsung terlihat kala laga baru berpindah tempat dua menit. Pergerakan sederhana dikerjakan S5ni, kala mengoper bola pada Vardy yang tidak offside.

Bomber Timnas inggris langsung menyobek gawang Man City yang dijaga oleh Claudio Bravo, dan membawa Leicester unggul 1-0.

Pertahanan Man City betul-betul bak tertidur, kala gol kembali tercipta dua menit berselang. Kini, giliran Andy King yang membuat sesuatu gol kala terima operan S5ni.

Gelandang asal Wales melepaskan Sepakan kencang dari luar kotak penalti, dan tidak mampu di stop Bravo. 2-0 Leicester menjauh.

Man City pun menambah terjangan gempuran mereka dan merajai penguasaan bola, akan tetapi, Leicester kian beresiko dari terjangan gempuran balik.

Terbukti, gol kembali tercipta di menit 20, menggunakan supaya bermanfaat rapuhnya lini belakang Man City. Berawal dari umpan jauh lambung ke depan, bola diterima Mahrez, yang lantas mengopernya ke Vardy. Tanpa ampun, Vardy mendribel bola melewati Bravo dan membuat sesuatu gol ke-3. 3-0 Leicester menjauh.

Man City sedianya mengatur tempo permainan dan mengurung pertahanan Leicester. akan tetapi seluruh itu seakan tidak bermakna , jika tidak ada peluang beresiko yang tercipta di ruang 16 meters Leicester.

bahkan tuan Tempat Tinggal melapis pertahanannya disebabkan sudah unggul tiga gol. Leicester cuma bermain terjangan gempuran balik, filosofi ini yang menjadikan Leicester juara Liga Primer musim lalu. Laga memasuki 5 menit paling akhir babak pertama.

Pertahanan Leicester bermain solid dan bikin para pemain Man City frustrasi, babak pertama pun selesai skor 3-0 untuk kelebihan Leicester.

Babak ke-2

Tak ada pergantian di awal babak ke-2 ini. akan tetapi, sesudah diadakan 58 menit dan Man City tak juga membuat sesuatu gol, Guardiola pun langsung melakukan dua pergantian pemain, kala menarik keluar Jesus Navas dan iheanacho, mengganti mereka Raheem Sterling dan Yaya Toure.

ke-2nya diinginkan dapat menolong tim membongkar lini belakang Leicester yang rapat, dan digalang oleh duet Wes Morgan serta Robert Huth. Man City terus menghimpit, terhitung ke-2 full back mereka ikut maju lakukan serangan.

Laga memasuki 20 menit paling akhir, dan Guardiola melakukan perjudian terselanjutnya waktu mengganti gelandang tengah, ilkay Gundogan Nolito. Leicester bertahan jumlah semua, bahkan S5ni dan Vardy ikut mundur ke pertahanan mereka.

Kala Man City membutuhkan gol, pertahanan mereka sekalipun tidak menolong dan melakukan kesalahan di menit 77. Back pass John Stones pada Bravo, mampu disambar Vardy, dan dari sudut sempit membuat sesuatu gol.

akan tetapi bola tak langsung masuk didalam, disebabkan terlebih dahulu menimpa mistar gawang sebelum masuk didalam. Bola disapu Sagna, akan tetapi wujudnya teknologi garis gawang, bola divonis melewati garis dan masuk. Vardy membuat catatan hattrick, Leicester unggul 4-0.

Man City baru dapat memperkecil kedudukan, bukan melewati permainan terbuka, akan tetapi melewati Sepakan bebas yang dieksekusi oleh Kolarov di menit 81. Man City pun memperkecil keketinggalanan menjadi 1-4.

Tim tamu yang terus menghimpit, kembali membuat sesuatu gol di menit 90 melewati gol Nolito. ia menyambar umpan silang Kolarov, hingga skor berpindah tempat 2-4.

Tak ada gol lagi yang tercipta di empat menit tambahan waktu, dan Leicester menang telak 4-2 atas Man City di pekan 15 Liga Primer inggris.

Susunan Pemain:

Leicester City (4-4-2): Ron Robert Zieler; Christian Fuchs, Robert Huth, Wes Morgan, Danny Simpson; Marc Albrighton, Andy King, Daniel Amartey, Riyad Mahrez (Matthew James 90+2′); Jamie Vardy (Demarai Gray 88′), islam S5ni (Shinji Okazaki 78′)

pengasuh: Claudio Ranieri

Manchester City (4-1-4-1): Claudio Bravo; Bacary Sagna, Aleksandar Kolarov, John Stones, Pablo Zabaleta; Fernando; David Silva, ilkay Gundogan (Nolito 68′), Kevin de Bruyne, Jesus Navas (Raheem Sterling 58′); Kelechi iheanacho (Yaya Toure 58′)

pengasuh: Josep Guardiola

logo